Senin, 18 Juni 2012

Film dan Diskusi Anti Korupsi Diminati Mahasiswa Trisakti





Menanamkan nilai-nilai anti korupsi melalui pemutaran film dan diskusi ternyata diminati kalangan anak muda, khususnya mahasiswa. Seperti Rabu (13/6) lalu, mahasiswa D4 jurusan Keuangan Universitas Trisakti bekerjasama dengan Pertamina menyelenggarakan pemutaran film Kita versus Korupsi (KvsK) di Gedung D Lantai 8 Universitas Trisakti, Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat.

Sebanyak 241 mahasiswa, dosen, dan tamu undangan hadir dalam acara yang dikemas menarik. Acara dibuka dengan sambutan dan hiburan musik dari paduan suara dan band, menyanyikan lagu-lagu bertema korupsi. Salah satu liriknya berupa “Hidup bermewah-mewah namun sengsara seperti koruptor.”

Pemutaran film KvsK dimulai pukul 10.00. Sesekali para penonton yang sebagian besar mahasiswa ini riuh saat menyaksikan adegan-adegan lucu dan menyentil. 

Diskusi usai pemutaran film dilakukan dua sesi. Sesi pertama, menghadirkan nara sumber Mardiyani dari Pertamina dan moderator Masfar Gazhali. Dalam kesempatan ini, Mardiyani menjelaskan tentang perubahan-perubahan yang dilakukan Pertamina dalam rangka menuju perusahaan yang bebas korupsi. 

“Pertamina bekerjasama dengan lembaga seperti Transparency International Indonesia (TII) untuk mendukung program anti korupsi. Dan hal itu membuahkan hasil dimana Pertamina saat ini telah mendapat julukan sebagai trusted company,” kata Mardiyani.

Menanggapi hal itu, seorang mahasiswa secara kritis menyatakan bahwa Pertamina harus mampu menjadi perusahaan bersih atau tidak korupsi tidak hanya di tingkat atas namun juga sampai tingkat bawah. 

“Saya pernah membeli bensin dan disana tertulis harga bensin Rp 5.900. Ketika saya bayar dengan uang Rp 6.000 artinya masih ada sisa kembalian Rp 100, tetapi tidak dikembalikan kepada saya. Jika dalam satu hari ada 10 orang yang kembaliannya Rp 100 tidak diambil, maka ada berapa jumlahnya dalam setahun? Diharapkan hal-hal seperti itu juga ada kontrolnya,”ungkapnya.

Mahasiswa lain berharap bukan hanya Pertamina saja yang berupaya bersih dari korupsi, melainkan juga anak-anak perusahaan Pertamina.

Diskusi selama 1 jam ini juga diselingi hiburan berupa stand up comedy oleh Pandji Pragiwaksono dan paduan suara.

Pada sesi kedua, diskusi berlangsung cukup hangat dengan menghadirkan narasumber komedian Pandji dan Agus Sarwono dari TII.  Tema diskusi berupa pengalaman pribadi Agus dan Pandji ketika pernah mengalami kejadian korupsi. Pandji misalnya, ia mengaku pernah menyogok polisi ketika kena tilang. Namun saat ini ia memilih melawan korupsi dengan cara selalu membayar denda ketika terkena tilang.

“Teman-teman jangan ragu untuk terus maju melawan korupsi,”ujar Pandji sambil menutup diskusi. (Sofia Setyorini/RSD)

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Kita vs Korupsi Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger